PERANCANGAN SISTEM MEKANIKAL
PENYEDIA AIR PANAS SENTRAL (STUDI KASUS KAWASAN PERUMAHAN BATUNUNGGAL INDAH
BANDUNG)
DESIGN OF MECHANICAL SYSTEM
APPLICATION FOR HOT WATER SUPPLY AT BATUNUNGGAL INDAH ESTATE BANDUNG
Undergraduate Theses from JBPTITBPP
/ 2008-07-08 11:28:11
Oleh : TRESNANINGSIH (NIM 13103115), S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2008, dengan 7 file
Keyword : hot water, pressure drop, boiler, heat exchanger, pressure tank, pump
Oleh : TRESNANINGSIH (NIM 13103115), S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2008, dengan 7 file
Keyword : hot water, pressure drop, boiler, heat exchanger, pressure tank, pump
Mandi merupakan salah satu kebutuhan
manusia. Tetapi seringkali mandi dilaksanakan pada saat temperatur udara
dingin, sehingga mandi dengan menggunakan air hangat dirasakan lebih nyaman
daripada mandi dengan menggunakan air dingin. Sistem penyediaan air panas dalam
rumah sudah banyak dikembangkan. Mulai dari penjerangan air dengan kompor yang
menggunakan bahan bakar, pemanas air tenaga listrik, juga pemanas air tenaga surya.
Tetapi seiring dengan perkembangan zaman, pemakaian energi tersebut masih
berpeluang untuk dihemat. Perancangan sistem mekanikal penyedia air panas
sentral diharapkan mampu menghemat energi yang diperlukan pada saat peyediaan
air panas untuk mandi di suatu kawasan. Perumahan Batununggal Indah Bandung
digunakan sebagai contoh lokasi perancangan. Salah satu bentuk penghematan
energi yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan panas buang dari kondensor
chiller mesin refrigerasi sebagai pemanas awal
air sampai temperaturnya mencapai 35oC. Selanjutnya air akan melalui sistem
pemanasan lanjut dengan menggunakan boiler dan
penukar panas shell and tube, sehingga temperatur air dapat mencapai
kebutuhannya 65oC. Sistem diharapkan dapat bekerja sehari penuh, sehingga
setiap saat air panas harus selalu tersedia, oleh karena itu digunakan sistem
sirkulasi tertutup. Kemudian, bentuk penghematan lain yang dilakukan adalah
penggunaan tanki tekan sebagai pendamping operasi pompa, sehingga pompa tidak
perlu beroperasi selama sehari penuh. Hasil perancangan menunjukkan bahwa
kebutuhan air panas 503.260 liter perhari dengan temperatur 65oC dapat
diakomodasi dengan menggunakan dua buah boiler
dan empat penukar panas. Sistem penampungan air sementara dalam sistem
pembangkitan diakomodasi dengan menggunakan tanki penampung. Sedangkan sistem
distribusi air menuju ke rumah akan dilakukan oleh pompa, tanki tekan dan
sistem pemipaan yang terpisah untuk setiap tahap perumahan.
