PERANCANGAN DAN
PEMBUATAN KOMPONEN PERALATAN PEMVAKUM DAN PENUTUP KANTONG PADA MESIN PENGEPAK
VAKUM BERAS KEMASAN 5 KG
Undergraduate Theses from JBPTITBPP /
2014-04-02 15:59:52
Oleh : ADI NAWA IRAWAN PUTRO (NIM : 13105016); Pembimbing 1: Ir. Ign. Pulung Nurprasetio, MSME; Pembimbing 2: Eka Febrian Sutanto, ST, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2009, dengan 7 file
Oleh : ADI NAWA IRAWAN PUTRO (NIM : 13105016); Pembimbing 1: Ir. Ign. Pulung Nurprasetio, MSME; Pembimbing 2: Eka Febrian Sutanto, ST, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2009, dengan 7 file
Beras adalah makanan pokok orang Indonesia.
Biasanya beras dikemas dalam kemasan plastik. Salah satu cara untuk
meningkatkan nilai dari kemasan plastik adalah dengan pemvakuman. Nilai tambah
yang didapatkan dengan pemvakuman antara lain lebih menarik, meningkatkan nilai
jual, penyimpanan lebih mudah, dan isi lebih tahan lama.
Penelitian tugas sarjana ini merupakan bagian dari kegiatan rancang bangun mesin pengepak vakum beras. Mesin ini diutamakan untuk beras kemasan 5 kilogram. sesuai ukuran yang banyak dijumpai di supermarket. Proyek ini merupakan kolaborasi antara Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) – Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan PT Norita Flexindo, industri plastic packaging di Cileungsi, Bogor.
Mesin pengepak vakum beras terdiri dari 4 pos, yaitu penyiapsediaan kantong, pengisi beras dan pencetak, pemvakum dan penutup, serta peletak ke konveyor.
Konsentrasi tugas sarjana ini adalah pada komponen peralatan pemvakum dan penutup kantong kemasan dengan lingkup pengerjaan yang meliputi perancangan dan pembuatan.
Proses perancangan dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, studi literatur, dan observasi. Peralatan ini terdiri atas dua bagian utama, yakni mekanisme pemvakum dan penutup (sealer). Mekanisme pemvakum terdiri atas jarum untuk menyedot udara dan penjepit mulut kantong. Setelah divakum, kemasan akan ditutup. Mekanisme penutup kemasan terdiri atas sepasang rahang penekan yang dilengkapi
pemanas untuk memanaskan bagian yang akan ditutup. Proses pembuatan dilakukan di bengkel produksi P.T. Norita Flexindo. Setelah prototype selesai, diharapkan dapat dites
untuk mengetahui keefektivan pemvakuman dan penutupan sehingga dapat dirancang ulang untuk menghasilkan produk yang dapat diterima pasar.
Penelitian tugas sarjana ini merupakan bagian dari kegiatan rancang bangun mesin pengepak vakum beras. Mesin ini diutamakan untuk beras kemasan 5 kilogram. sesuai ukuran yang banyak dijumpai di supermarket. Proyek ini merupakan kolaborasi antara Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) – Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan PT Norita Flexindo, industri plastic packaging di Cileungsi, Bogor.
Mesin pengepak vakum beras terdiri dari 4 pos, yaitu penyiapsediaan kantong, pengisi beras dan pencetak, pemvakum dan penutup, serta peletak ke konveyor.
Konsentrasi tugas sarjana ini adalah pada komponen peralatan pemvakum dan penutup kantong kemasan dengan lingkup pengerjaan yang meliputi perancangan dan pembuatan.
Proses perancangan dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, studi literatur, dan observasi. Peralatan ini terdiri atas dua bagian utama, yakni mekanisme pemvakum dan penutup (sealer). Mekanisme pemvakum terdiri atas jarum untuk menyedot udara dan penjepit mulut kantong. Setelah divakum, kemasan akan ditutup. Mekanisme penutup kemasan terdiri atas sepasang rahang penekan yang dilengkapi
pemanas untuk memanaskan bagian yang akan ditutup. Proses pembuatan dilakukan di bengkel produksi P.T. Norita Flexindo. Setelah prototype selesai, diharapkan dapat dites
untuk mengetahui keefektivan pemvakuman dan penutupan sehingga dapat dirancang ulang untuk menghasilkan produk yang dapat diterima pasar.
PERANCANGAN
BAGIAN IN-FEED DAN UNWINDER KEDUA MESIN EKSTRUSI-LAMINASI PLASTIK
Mesin ekstrusi laminasi adalah suatu mesin
yang dapat digunakan untuk melapisi suatu material lentur dengan plastik yang
dilelehkan. Dengan mesin ekstrusi laminasi ini, suatu kemasan plastik dapat
terdiri dari beberapa lapisan. Jumlah lapisan berkaitan erat dengan kualitas
dari kemasan tersebut. Kualitas kemasan tentu saja disesuaikan dengan kebutuhan
penggunaan. Mesin ekstrusi laminasi terdiri atas 4 (empat) bagian, yaitu
unwinder, extruder, laminator, dan rewinder. Proses perencanaan mesin ekstrusi
laminasi ini dikerjakan oleh 4 (empat) orang dengan bantuan PT. Norita Flexindo
sebagai perusahaan pengepakan yang hendak mengembangkan mesin ekstrusi
laminasi. Bagian yang menjadi topik tugas sarjana ini adalah infeed dan
unwinder
kedua. Infeed berfungsi untuk menarik plastik dari unwinder. Unwinder kedua berfungsi untuk mengulur plastik tambahan dari gulungannya. Kriteria yang diinginkan dari desain infeed adalah mampu memuat lembaran plastik dengan lebar 1200 mm, terdapat mekanisme press roll, menggunakan motor AC sebagai penggerak utama, dan mudah dimodifikasi untuk penambahan unit corona. Kriteria yang diinginkan dari unwinder kedua adalah mampu memuat gulungan plastik dengan diameter 500 mm, lebar air shaft 1300 mm, dan memiliki 2 buah air shaft. Dari berbagai kriteria tersebut, dibuatlah rancangan konstruksi mesin, yang dilengkapi analisis dengan menghitung gaya-gaya yang dialami komponen, pemilihan powder brake, pemilihan bantalan, perhitungan umur bantalan, pemilihan motor AC, dan pemilihan transmisi. Konstruksi mesin selanjutnya disusun menjadi gambar teknik lengkap dan perencanaan proses manufaktur.
Sebagai rangkuman, pada tugas sarjana ini telah berhasil diselesaikan rancangan konstruksi mesin, analisis, gambar teknik, dan perencanaan proses manufaktur. Dengan demikian, jika PT. Norita Flexindo hendak membuat mesin ekstrusi laminasi plastik khususnya bagian infeed dan unwinder kedua, tugas sarjana ini dapat memberikan berbagai informasi yang diperlukan agar proses manufaktur berjalan lancar dan cepat.
kedua. Infeed berfungsi untuk menarik plastik dari unwinder. Unwinder kedua berfungsi untuk mengulur plastik tambahan dari gulungannya. Kriteria yang diinginkan dari desain infeed adalah mampu memuat lembaran plastik dengan lebar 1200 mm, terdapat mekanisme press roll, menggunakan motor AC sebagai penggerak utama, dan mudah dimodifikasi untuk penambahan unit corona. Kriteria yang diinginkan dari unwinder kedua adalah mampu memuat gulungan plastik dengan diameter 500 mm, lebar air shaft 1300 mm, dan memiliki 2 buah air shaft. Dari berbagai kriteria tersebut, dibuatlah rancangan konstruksi mesin, yang dilengkapi analisis dengan menghitung gaya-gaya yang dialami komponen, pemilihan powder brake, pemilihan bantalan, perhitungan umur bantalan, pemilihan motor AC, dan pemilihan transmisi. Konstruksi mesin selanjutnya disusun menjadi gambar teknik lengkap dan perencanaan proses manufaktur.
Sebagai rangkuman, pada tugas sarjana ini telah berhasil diselesaikan rancangan konstruksi mesin, analisis, gambar teknik, dan perencanaan proses manufaktur. Dengan demikian, jika PT. Norita Flexindo hendak membuat mesin ekstrusi laminasi plastik khususnya bagian infeed dan unwinder kedua, tugas sarjana ini dapat memberikan berbagai informasi yang diperlukan agar proses manufaktur berjalan lancar dan cepat.
PEMANFAATAN GANDA
MESIN PENGKONDISIAN UDARA SEBAGAI POMPA KALOR UNTUK PEMANASAN AIR SKALA RUMAH
TANGGA
Undergraduate Theses from JBPTITBPP /
2014-04-04 15:39:12
Oleh : ABEDNEGO OSCAR TANUWIJAYA (NIM : 13105075); Pembimbing : Dr. Ir. Abdurachim Halim, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2009, dengan 8 file
Oleh : ABEDNEGO OSCAR TANUWIJAYA (NIM : 13105075); Pembimbing : Dr. Ir. Abdurachim Halim, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2009, dengan 8 file
Suatu alat pemanas air berkapasitas 100 L
yang didayai dengan panas buang dari mesin pengkondisian udara telah dirancang,
dibuat dan diuji. Mesin pengkondisian udara yang digunakan memiliki kapasitas
9000 BTU/h. Pemanasan air
dilakukan dengan menggunakan koil tembaga berdiameter 0.375 in dengan panjang total 15 m yang diletakkan di antara kompresor dan kondensor. Dalam waktu 2 jam 43 menit, air di dalam tangki pemanas air mengalami kenaikkan temperatur dari 24 oC sampai 60 oC di mana keseimbangan temperatur tercapai. Kondensor yang ada tetap difungsikan agar mesin pengkondisian udara dapat tetap bekerja mesin pengkondisian
udara tetap bekerja walaupun temperatur air sudah mendekati temperatur refrijeran. Keuntungan yang diperoleh secara nyata adalah tidak diperlukan biaya tambahan untuk pengoperasiannya selama mesin pengkondisian udara dihidupkan. Potensial untuk penghematan secara nasional sangat besar karena alat ini sangat mudah dibuat dan harganya relative murah dibandingkan harga mesin pengkondisian udara
dilakukan dengan menggunakan koil tembaga berdiameter 0.375 in dengan panjang total 15 m yang diletakkan di antara kompresor dan kondensor. Dalam waktu 2 jam 43 menit, air di dalam tangki pemanas air mengalami kenaikkan temperatur dari 24 oC sampai 60 oC di mana keseimbangan temperatur tercapai. Kondensor yang ada tetap difungsikan agar mesin pengkondisian udara dapat tetap bekerja mesin pengkondisian
udara tetap bekerja walaupun temperatur air sudah mendekati temperatur refrijeran. Keuntungan yang diperoleh secara nyata adalah tidak diperlukan biaya tambahan untuk pengoperasiannya selama mesin pengkondisian udara dihidupkan. Potensial untuk penghematan secara nasional sangat besar karena alat ini sangat mudah dibuat dan harganya relative murah dibandingkan harga mesin pengkondisian udara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar