Senin, 29 September 2014


STUDI EKSPERIMEN PERBANDINGAN UNJUK KERJA ENGINE 4 LANGKAH MENGGUNAKAN BUSI STANDAR DAN RACING PADA PERBEDAAN RASIO KOMPRESI (CR) DAN AIR-FUEL RATIO (λ)

Proses pembakaran campuran bahan bakar dengan udara di dalam ruang bakar pada Spark Ignition Engine memerlukan adanya suatu alat penyala, yaitu busi. Busi sendiri telah mengalami perkembangan yang pesat dengan semakin banyaknya varian busi yang masing-masing mempunyai keunggulan, tergantung pada material elektroda, jenis elektroda, dan variasi celah elektroda yang di rancang oleh produsen busi.
Atas dasar alasan tersebut diatas maka timbul suatu keinginan untuk mengetahui sampai sejauh mana pengaruh tipe-tipe busi terhadap unjuk kerja motor bensin 4 langkah, yaitu dengan menggunakan motor uji Mahator 107 cc. Percobaan yang dilakukan adalah dengan membandingkan pengaruh penggunaan busi standar dan busi racing pada beban motor yang berbeda, yaitu pada kondisi beban motor yang ringan (light duty) dan pada beban motor yang berat (heavy duty).
 Dari pengujian didapatkan, bahwa penggunaan busi racing pada kondisi pengujian beban motor yang ringan menghasilkan peningkatan unjuk kerja yang tidak signifikan dibandingkan dengan busi standarnya. Sedangkan penggunaan busi racing pada kondisi beban motor yang berat , mampu menghasilkan peningkatan daya sebesar 28,16 %, torsi dan Bmep sebesar 27,69 %, efisiensi sebesar 13,21 %, dan penurunan sfc sebesar 10,15 %.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar