STUDI EKSPERIMEN
PERBANDINGAN UNJUK KERJA ENGINE 4 LANGKAH MENGGUNAKAN BUSI STANDAR DAN RACING
PADA PERBEDAAN RASIO KOMPRESI (CR) DAN AIR-FUEL RATIO (λ)
Proses
pembakaran campuran bahan bakar dengan udara di dalam ruang bakar pada Spark
Ignition Engine memerlukan adanya suatu alat penyala, yaitu busi. Busi sendiri
telah mengalami perkembangan yang pesat dengan semakin banyaknya varian busi
yang masing-masing mempunyai keunggulan, tergantung pada material elektroda,
jenis elektroda, dan variasi celah elektroda yang di rancang oleh produsen
busi.
Atas
dasar alasan tersebut diatas maka timbul suatu keinginan untuk mengetahui
sampai sejauh mana pengaruh tipe-tipe busi terhadap unjuk kerja motor bensin 4
langkah, yaitu dengan menggunakan motor uji Mahator 107 cc. Percobaan yang
dilakukan adalah dengan membandingkan pengaruh penggunaan busi standar dan busi
racing pada beban motor yang berbeda, yaitu pada kondisi beban motor yang
ringan (light duty) dan pada beban motor yang berat (heavy duty).
Dari pengujian didapatkan, bahwa penggunaan
busi racing pada kondisi pengujian beban motor yang ringan menghasilkan
peningkatan unjuk kerja yang tidak signifikan dibandingkan dengan busi
standarnya. Sedangkan penggunaan busi racing pada kondisi beban motor yang
berat , mampu menghasilkan peningkatan daya sebesar 28,16 %, torsi dan Bmep
sebesar 27,69 %, efisiensi sebesar 13,21 %, dan penurunan sfc sebesar 10,15 %.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar