PERANCANGAN
DAN REALISASI ANTENA ROLLED DIPOLE UNTUK KEPERLUAN GPR DENGAN MENGGUNAKAN
METODE FDTD
Undergraduate
Theses from JBPTITBPP / 2008-08-06 08:08:26
Oleh : GERRY ROY MANAEK SIAHAAN (NIM 13204228), S1 - Department of Electrical Engineering
Dibuat : 2008, dengan 1 file
Keyword : antena GPR, antena rolled dipole, FDTD, scattering parameter, Matlab, network analyzer
Oleh : GERRY ROY MANAEK SIAHAAN (NIM 13204228), S1 - Department of Electrical Engineering
Dibuat : 2008, dengan 1 file
Keyword : antena GPR, antena rolled dipole, FDTD, scattering parameter, Matlab, network analyzer
Ground Penetrating Radar (GPR) adalah salah satu
pengembangan aplikasi radar untuk gelombang tanah. Dimana seperti sistem radar
umumnnya, antena adalah salah satu bagian yang sangat penting pada GPR. Antena
yang dirancang untuk GPR pada Tugas Akhir ini adalah antena yang diharapkan
memiliki dimensi yang lebih kecil dibandingkan antena-antena GPR yang sudah ada
sebelumnnya. Dimensi antena yang kecil ini akan memudahkan dalam proses
pengukuran, efisiensi tempat dan biaya perealisasian antena yang murah. Dalam
Tugas Akhir ini penulis mengembangkan sebuah antena yang dapat digunakan secara
optimal untuk transmisi durasi pulsa 1.6 ns.
Durasi pulsa
ini masuk dalam kategori range frekuensi menengah yang banyak digunakan untuk
keperluan arkeologi dan inspeksi beton. Antena GPR yang dirancang adalah antena
Rolled dipole. Antena rolled dipole adalah sebuah antena dipole yang dibuat
melingkar yang diberi pembebanan resistif. Untuk keperluan analisis penulis
menggunakan metode Finite Difference Time Domain (FDTD) dengan software FDTD3D
untuk menganailisa sistem antenna. Software FDTD3D akan secara langsung akan
menghasilkan bentuk dan amplitudo sinyal transmisi antena rolled dipole.
Simulasi impedansi input, VSWR, dan footprint memerlukan pengolahan data dengan
MatLab. Dalam pengukuran penulis menggunakan network analyzer (VNA). VNA
digunakan untuk melakukan pengukuran scattering parameter S21 untuk mengamati
bentuk gelombang yang ditransmisikan dan parameter S11 untuk mengukur impedansi
input, VSWR, dan footprint antena.
Hasil pengukuran scatterring paramater S11 diproses
dengan MatLab. Setelah itu dilakukan perbandingan antara antena hasil simulasi
FDTD3D dan pengukuran pada realisasi antena. Hasil pengukuran menunjukkan
desain antena dioptimasi terhadap durasi pulsa 1.6 ns. Hal ini sesuai dengan
harapan desain antena awal. Pengukuran impedansi input, VSWR, footprint
memberikan hasil yang berbeda antara simulasi dan realisasi. Hal ini disebabkan
gejala staircasing yang terjadi dalam mendesain geometri antena.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar