PENGARUH PENGGUNAAN ADITIF PENGHEMAT BAHAN BAKAR PADA
BIODIESEL MENGGUNAKAN MOTOR DIESEL PUTARAN SEDANG
The Effect of Fuel Economizer Additive in Biodiesel
Using Medium Speed Diesel Engine
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2009-02-13
16:22:26
Oleh : YANUAR ZULET (NIM 13103099), S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2008, dengan 7 file
Keyword : zat aditif, biodiesel, motor diesel
Oleh : YANUAR ZULET (NIM 13103099), S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2008, dengan 7 file
Keyword : zat aditif, biodiesel, motor diesel
Dengan dikeluarkannya regulasi emisi yang semakin
ketat, membuat perlunya perbaikan-perbaikan pada motor diesel dan bahan
bakarnya. Bilangan setana yang lebih tinggi, kadar sulfur rendah dan kemampuan
deterjen yang baik merupakan tuntutan bahan bakar dewasa ini. Tuntutan yang
diemban oleh motor diesel agar dapat berefisiensi tinggi, ramah lingkungan
dengan prestasi yang baik. Untuk itulah sifat-sifat bahan bakar harus selalu
diperbaiki dan dikembangkan. Tugas akhir ini memulai pembahasannya dengan
mengurai dasar teori yang meliputi motor diesel dan bahan bakarnya serta
sedikit mengulas parameter prestasi. Penjelasan bahan bakar menjadi penting
karena terkait dengan sifatnya yang sangat berpengaruh pada kualitas bahan
bakar itu sendiri. Sifat-sifat bahan bakar dapat diketahui dengan merujuk
kepada metode pengujian yang telah tersertifikasi.
Pengujian ini mencoba membandingkan penggunaan bahan
bakar diesel dengan biodiesel, pada kandungan 5% biofuel (B05), 10% biofuel
(B10), 20% biofuel (B20). Juga dilakukan evaluasi pengaruh aditif di setiap
komposisi bahan bakarnya. Sebagai tolak ukur parameter prestasi dipergunakan
SFC dan efisiensi termal dari setiap pengujian bahan bakar. Titik operasi yang
diuji dalam uji prestasi mesin meliputi torsi mulai dari 0 sampai 60 Kg.m
dengan putaran konstan 500rpm. Mesin yang digunakan dalam penilitian ini adalah
motor diesel putaran sedang yang sesuai dengan aplikasi di dunia Industri.
Ditemukan bahwa penggunaan bahan bakar B00 dengan aditif 1560ppm memperlihatkan
prestasi yang paling baik. Pengaruf penambahan aditif memiliki pola yang
berbeda di setiap kombinasi campuran bahan bakar Pertamina DEX dan biofuel.
Tujuan yang lebih spesifik pengukuran ini adalah mengetahui pencapaian prestasi
biodiesel dengan penambahan aditif. Dengan demikian dapat mengangkat penggunaan
biodiesel sebagai solusi kelangkaan bahan bakar saat ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar