PENGUJIAN SISTEM GEARBOX PADDEL WHEEL AERATOR
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2009-03-12 20:38:56
Oleh : OKTI NANTO FREDI FRIANTORO (NIM 13102137), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007, dengan 7 file
Keyword : Sistem gearbox, Paddel wheel aerator
Oleh : OKTI NANTO FREDI FRIANTORO (NIM 13102137), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007, dengan 7 file
Keyword : Sistem gearbox, Paddel wheel aerator
Pemakaian Paddel Wheel Aerator
sebagai penyuplai oksigen terlarut (Dissolved Oxygen) dalam tambak udang
menjadi perhatian khusus, terutama karena besarnya biaya operasionalnya yang
harus diatasi. Dari pos biaya energi listrik, tercatat 80% adalah untuk aerasi,
10% untuk pompa listrik, dan sisanya 10% digunakan untuk energi pemprosesan
(pembuatan es ketika fasa panen dan pembekuan setelah panen). Optimasi gear reducer dari paddel wheel aerator yang menjadi
topik dalam tugas akhir ini merupakan salah satu usaha penghematan energi dalam
budidaya udang.
Agar diperoleh hasil yang lebih baik, maka langkah optimasi dalam tugas akhir ini dibatasi sampai dengan pengujian terhadap gear reducer jenis roda gigi miring (helical) hasil rancang ulang, dibandingkan dengan gear reducer jenis roda gigi cacing (worm) yang sudah ada di pasaran.Dengan prosedur pengujian yang mengacu pada prinsip pengujian paddel wheel aerator di lapangan (air tambak), hasil pengujian memperlihatkan bahwa gear reducer hasil rancang ulang lebih efisien dan lebih hemat listrik hingga 78% dari dengan gear reducer standar.Efisiensi gear reducer hasil rancang ulang lebih tinggi dibanding efisiensi gear reducer standar, dengan perbandingan efisiensi yang dicapai antara gear reducer hasil rancang ulang dengan gear reducer standar pada kondisi operasi (lengan torsi 35 cm) sebesar 35% : 27.44%, sementara untuk kondisi pembebanan maksimum (lengan torsi 55 cm) perbandingan efisiensi yang bisa dicapai sebesar 70% : 56%. Dengan hasil tersebut maka penghematan konsumsi daya listrik yang terpakai oleh gear reducer hasil rancang ulang mencapai 78% dari gear reducer standar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar