PERANCANGAN MODUL PRAKTIKUM
PROSES MANUFAKTUR PADA PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS/INSTITUT
Master
Theses from / 2006-01-16 21:51:38
Oleh : Abubakar, S2 - Mechanical Engineering
Dibuat : 2005-07-19, dengan 1 file
Keyword : manufacturing processes, modules, competention
Nomor Panggil (DDC) : T.670.711 ABU
Sumber pengambilan dokumen : 20051083
Oleh : Abubakar, S2 - Mechanical Engineering
Dibuat : 2005-07-19, dengan 1 file
Keyword : manufacturing processes, modules, competention
Nomor Panggil (DDC) : T.670.711 ABU
Sumber pengambilan dokumen : 20051083
Abstrak:
Untuk memberikan landasan pengetahuan yang
memadai mengenai proses pembuatan suatu produk maka di setiap institusi pendidikan
tinggi khususnya bidang keahlian teknik mesin diajarkan mata kuliah proses
manufaktur. Mengingat pentingnya pemahaman dan penguasaan mendasar (filosofi)
dari ilmu ini, metode pembelajarannya selain dilakukan dengan tatap muka
dikelas (kuliah) maka perlu ditunjang dengan suatu praktek di laboratorium
(praktikum).
Pada penelitian ini dibuat/dirancang Modul
Praktikum Proses Manufaktur bidang pemesinan konvensional sebanyak 7 (tujuh)
modul berdasarkan kompetensi spesifik dengan referensi SAP, silabus dan fasilitas
laboratorium yang ada. Tujuh modul tersebut : Proses bubut (turning), Sekrap
(shaping), Freis (milling), Gurdi (drilling), Pemesinan bentuk dalam
(broaching), Pemesinan roda gigi helix (helical gear) dan Gerinda (grinding).
Modul-modul itu diujicobakan kepada mahasiswa Teknik Industri Universitas
Parahyangan Bandung dan dilakukan verifikasi.
Berdasarkan kuesioner verifikasi praktikum
yang disebarkan pada praktikan, penilaian setiap modul berkisar pada opsi ke-2
(baik) dan ke-3 (cukup).Nilai akhir maupun nilai per modul basil praktikum
(modul 1, 2, 3, 4, 6 dan 7) dari group I sampai group VI pada indeks B
(memuaskan) dan tingkat kelulusan 100%. Berdasarkan fakta diatas dapat
dinyatakan bahwa modul praktikum tersebut sudah baik dan layak digunakan dalam
praktikum proses manufaktur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar