Sistem
Pengaturan Injeksi Bahan Bakar Mesin Mitsubishi 4G63 menggunakan Metode Fuzzy Adaptif
Agoeng Ramadhan,Joko Susila, Imam
Arifin Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sepuluh
Nopember, Surabaya 6011.
Injeksi bahan bakar adalah sebuah
teknologi yang digunakan dalam mesin pembakaran dalam untuk menyemprotkan
campuran bahan bakar dan udara ke dalam ruang pembakaran. Sistem injeksi bahan
bakar dapat berupa mekanikal,elektronik,atau gabungan dari keduanya. Seiring dengan
bergulirnya
waktu, sistem injeksi mekanik mulai
ditinggalkan dan penggunaan sistem injeksi elektronik semakin marak digunakan.
Sistem injeksi elektronik modern menggunakan banyak sensor untuk memonitor
kondisi mesin dan sebuah unit kontrol elektronik (Electronic Control Unit)
untuk menghitung jumlah bahan bakar
yang diperlukan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengendalikan kecepatan putar mesin Mitsubishi 4G63 pada
kondisi stasioner pada nilai referensi yang diinginkan.
Berdasarkan hasil simulasi , tampak
bahwa respon kecepatan menggunakan kontroler fuzzy mampu untuk mengurangi kesalahan
keadaan tunak dengan rata-
Rata RMSE sebesar 6.61.
Ketika kontroler fuzzy diadaptasi tampak nilai
RMSE berkurang dengan rata-rata 6.413. Hasil implementasi kontroler fuzzy untuk
bukaan idle valve sebesar 0 % dalam bentuk look up table pada mikrokontroler
ATMega 8535 menunjukkan masih terdapat kesalahan dengan kriteria RMSE sebesar
554.28.Spark-ignitionengineatau otto cycleadalah
mesin pengubah energi yang terkandung dalam bahan bakar menjadi energi kinetik
dengan bantuan pengapian dari luar. Spark-ignitionengine
memanfaatkan campuran antara bahan
bakar dan udara dari luar ruang bakar sebagai unjuk kerjanya. Ketika piston bergerak
turun, campuran bahan bakar dan udara masuk ke dalam ruang bakar.
Kemudian pistonakan bergerak ke atas dan mengakibatkan terjadinya kompresi
di ruang bakar. Sumber pengapian dipicu pada interval tertentu dan dengan menggunakan
spark plug (busi). Panas yang dihasilkan pada proses pembakaran
menaikkan tekanan silinder sehingga piston
tertekan ke bawah mendorong crankshaft menghasilkan
energi yang diinginkan. Setelah langkah pembakaran pada silinder terjadi, gas
sisa pembakaran dikeluarkan dari ruang bakardan campuran bahan bakar masuk ke
ruang bakar untuk proses berikutnya. pada umumnya peristiwa pergantian gas
hasil pembakaran pada ruang bakar mesin mobil terjadi dalam empat langkahseperti
pada Gambar 1, dengan dua kali putaran crankshaft
dalam tiap satu siklus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar