Senin, 06 Oktober 2014



Pengaturan Kecepatan Spindle pada
RetrofitMesin Bubut CNC Menggunakan Kontroler PI Gain Scheduling
Fikri Yoga Permana, Dr.Ir. Moch. RameliJurusan Teknik Elektro, Fakultas
Teknologi Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111.

SAAT ini, industri skala besar telah menggunakan mesin Computerized Numerical Control(CNC) untuk menggantikan mesin-mesin perkakas konvensional. Apabila dibandingkan dengan mesin konvensional, mesin CNC memiliki banyak kelebihan dalam hal akurasi dan tidak memerlukan keahlian operator. Namun, tidak semua industri mampu memenuhi kebutuhannya dengan menggunakan mesin CNC. Pada industri skala menengah dan kecil, mesin CNC terlalu mahal sehingga tidak cocok digunakan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, mesin retrofitCNC
merupakan salah satu solusi permasalahan tersebut. Retrofitmerupakan istilah yang merujuk pada penambahan beberapa komponen atau aksesoris kepada sesuatu yang belum dimiliki saat diproduksi.

 Dalam hal ini, retrofitberarti penggantian dan
penyinkronan beberapa komponen pada mesin konvensional menjadi layaknya mesin CNC.Mesin bubut merupakan salah satu mesin perkakas yang banyak digunakan di industri. Pada mesin bubut, benda kerja yang ingin dibentuk diputar dengan menggunakan motor spindle untuk kemudian dipahat menggunakan motor aksis. Agar dapat menghasilkan benda yang halus, kecepatan spindle pada saat pemotongan harus dijaga konstan, sedangkan pada saat pemotongan kecepatan spindle dapat berkurang yang diakibatkan naiknya torsi bebanBanyak metode yang telah digunakan untuk mengatur kecepatan spindle saat pemakanan.

 Beberapa diantaranya menggunakan metode kontrol robust Quantitative Feedback Theory(QFT) dan Fuzzy Logic Controller. [2], [3] Dengan metode tersebut didapatkan hasil sesuai dengan kriteria respon sistem yang diinginkan. Pada penelitian ini akan dirancang retrofitmesin bubut CNC. Fokus permasalahan yang ingin dipecahkan adalah pengaturan kecepatan spindleagar tetap konstan saat terjadi pemotongan dengan menggunakan kontroler PI Gain Scheduling. Pemilihan kontroler ini dikarenakan tidak membutuhkan waktu yang lama dalam perhitungannya. Harapannya, algoritma kontrol ini akan dapat dijadikan referensi dalam perancangan kontrol pada mesin CNC.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar