Pengaturan
Kecepatan Spindle pada
RetrofitMesin
Bubut CNC Menggunakan Kontroler PI Gain Scheduling
Fikri Yoga Permana, Dr.Ir. Moch.
RameliJurusan Teknik Elektro, Fakultas
Teknologi Industri, Institut
Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111.
SAAT ini, industri skala besar telah
menggunakan mesin Computerized Numerical Control(CNC) untuk menggantikan
mesin-mesin perkakas konvensional. Apabila dibandingkan dengan mesin
konvensional, mesin CNC memiliki banyak kelebihan dalam hal akurasi dan tidak
memerlukan keahlian operator. Namun, tidak semua industri mampu memenuhi
kebutuhannya dengan menggunakan mesin CNC. Pada industri skala menengah dan kecil,
mesin CNC terlalu mahal sehingga tidak cocok digunakan. Untuk memenuhi
kebutuhan tersebut, mesin retrofitCNC
merupakan salah satu solusi
permasalahan tersebut. Retrofitmerupakan istilah yang merujuk pada penambahan
beberapa komponen atau aksesoris kepada sesuatu yang belum dimiliki saat
diproduksi.
Dalam hal ini, retrofitberarti penggantian dan
penyinkronan beberapa komponen pada
mesin konvensional menjadi layaknya mesin CNC.Mesin bubut merupakan salah satu
mesin perkakas yang banyak digunakan di industri. Pada mesin bubut, benda kerja
yang ingin dibentuk diputar dengan menggunakan motor spindle untuk kemudian
dipahat menggunakan motor aksis. Agar dapat menghasilkan benda yang halus,
kecepatan spindle pada saat pemotongan harus dijaga konstan, sedangkan pada
saat pemotongan kecepatan spindle dapat berkurang yang diakibatkan naiknya
torsi bebanBanyak metode yang telah digunakan untuk mengatur kecepatan spindle saat pemakanan.
Beberapa diantaranya menggunakan metode
kontrol robust Quantitative Feedback Theory(QFT) dan Fuzzy Logic Controller.
[2], [3] Dengan metode tersebut didapatkan hasil sesuai dengan kriteria respon
sistem yang diinginkan. Pada penelitian ini akan dirancang retrofitmesin bubut
CNC. Fokus permasalahan yang ingin dipecahkan adalah pengaturan kecepatan
spindleagar tetap konstan saat terjadi pemotongan dengan menggunakan kontroler
PI Gain Scheduling. Pemilihan kontroler ini dikarenakan tidak membutuhkan waktu
yang lama dalam perhitungannya. Harapannya, algoritma kontrol ini akan dapat
dijadikan referensi dalam perancangan kontrol pada mesin CNC.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar